Senin, 02 Mei 2016

Bring Bright Future for Our Next Generation! #beliyangbaik

Share on :
Dear Ladies,
Akhir-akhir ini, semakin santer berita tentang satwa-satwa langka yang masuk ke perkampungan penduduk. Padahal satwa langka tersebut biasanya tinggal jauh di dalam hutan. 
Beruang madu, macan kumbang, macan tutul, orang  utan, dan aneka satwa lainnya. Mereka  meninggalkan habitatnya masuk ke wilayah domisili manusia.
Jika manusia yang menemukannya punya kepedulian, mereka akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk merelokasi satwa langka tersebut. Tapi siapa yang bisa menjamin bahwa ada juga warga yang merasa takut dan akhirnya memusnahkan satwa liar tersebut. Atau malah menjualnya demi kepentingan pribadi.

Ada Apa Sebenarnya?
Alasan sebenarnya pindahnya para satwa langka dari habitatnya sederhana. Karena sumber makanan mereka musnah. Dan tempat tinggal mereka juga sudah tidak ada lagi. Kenapa? 
Siapa sih yang tak tahu
, setiap hari selalu ada areal hutan yang ditebangi pohon-pohonnya. Ada yang kayunya dijual untuk berbagai keperluan manusia. Ada juga yang dijadikan bahan baku pembuatan bubur kertas, untuk bahan baku pembuatan  tissue, dan sejenisnya. Dan juga untuk bahan baku meubel dan pembangunan perumahan. Areal hutan yang sudah ditebangi itu ada yang ditanami tanaman sawit yang juga digunakan untuk kebutuhan manusia. Mulai dari minyak goreng, shampo, dan aneka produk lainnya. 
Jadi, wajar dong, bila dikatakan bahwa penyebab para satwa yang biasanya hidup damai di hutan sekarang terpaksa pergi meninggalkan rumah mereka adalah karena ulah  manusia?

Apakah Kita Mau Menjadi Manusia yang Tidak Baik?
Bagaimana kalau kita tukar posisi dengan para satwa itu. Bagaimana rasanya tak punya rumah dan tak tahu mau cari makan kemana?
"Lha, salah saya apa? Saya bukan pengusaha sawit, saya nggak punya pabrik kertas. Bukan saya yang menebangi hutan!" Pasti itu jawaban-jawaban yang umum  kita dengar bila manusia diusik rasa pedulinya.

Dear ladies,
Sudah saatnya kita peduli. Apa kita mau alam kita semakin rusak? Hutan gundul, ada yang dibakar, banjir bandang, longsor dimana-mana, kabut asap, pemanasan global, satwa langka punah, sumber daya alam hayati pun punah. Manusia hidup dari alam. Dari air yang jernih yang bersumber dari dalam tanah di pegunungan yang hijau. Mengalir melalui sungai yang tidak tercemar. Makan dari aneka jenis tanaman tidak tercemar pestisida dan hewan yang sehat karena bahan baku makanan mereka juga sehat. Jika kita tidak bersahabat dengan alam, bagaimana kita bisa hidup dengan nyaman? 
Saatnya untuk peduli. Nggak sulit kok. Salah satunya adalah dengan melakukan aksi #beliyangbaik untuk lingkungan yang lestari, berikut: 



Mengapa harus #Beli yang baik?
Karena jika ingin berbuat baik tak harus menunggu dulu. Langsung saja action dan itu juga gampang.
Mulai dari keseharian. Apa yang kita beli produk apa yang kita gunakan dalam keseharian kita di dalam rumah kita. Apakah produk-produk ini bersumber dari produsen yang baik?
Sebagai masyarakat pengguna produk, kita harus bisa memberikan apresiasi pada produsen seperti Unilever dengan BrightFuture  yang turut berkontribusi pada kelestarian lingkungan alam dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dan tak hanya semata menjadikan masyarakat sebagai konsumen yang memberikan keuntungan semata pada perusahaan.
Ingat. Jika kita tidak peduli maka secara tidak langsung sebenarnya kita tidak peduli dengan masa depan bumi dan anak cucu kita. Jika sekarang kita masih bisa melihat dan merasakan empuknya memeluk  bayi harimau dengan telapak tangan sendiri di taman safari. Tegakah kita melihat anak cucu kita kelak hanya bisa melihat melalui foto-foto atau video saja? Atau hanya bisa memeluk bonekanya saja?

Bright Future for Our Next Gen!
Jika nenek moyang kita berhasil mewariskan alam yang indah untuk kita diami, masa kita mewariskan bumi yang telah rusak? Malu dong. Udah dipinjemin, eh nggak amanah. Kita kan tak selamanya hidup di bumi. Ada saat datang ada saat pergi. Nah, kalau bisa, saat pergi itu kita meninggalkan warisan sesuatu yang  baik, termasuk nama baik ^__^
So, mulailah dari dirimu sendiri, gunakan mata hatimu #beliyangbaik untuk lingkungan yang lestari. #beliyangterbaik!
Bring Bright Future for Our Next Generation! ^__^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar