Minggu, 31 Mei 2015

Miliki Gaya Hidup Sehat, Bisa Karena Biasa!

Share on :

Semua bermula saat masih SD kelas 6. Aku diajak Ibu menengok seorang Bibi yang baru pulang dari rumah sakit. Sang Bibi yang sudah lama tak jumpa karena tinggal di luar kota ini ternyata baru saja menjalani operasi pembuatan anus.
Suer, mendengarnya saja aku sudah ngeri.Untung aku nggak melihat bekas operasinya apalagi anus buatannya, yang katanya dibuatkan di bagian pinggang. Kebayang kan kalau pup dengan anus berada di bagian pinggang?
Sepanjang perjalanan pulang aku menghujani Ibu dengan pertanyan “mengapa”? “Mengapa Bibi sampai dioperasi seperti itu? Mengapa Bibi mau saja? Mengapa? Mengapa?”



sumber : ourancestorsweb.com

Ternyata Bibi abai pada gaya hidup sehat karena terlalu fokus pada profesinya. Bibi bekerja  sebagai penjahit bordiran full time sehingga sering mengabaikan waktu makan. Apalagi beliau kan sudah lama hidup sendiri. Jadi nggak perlu  harus masak nasi setiap hari. Kalau merasa lapar, cukup diganjal dengan semangkuk mie bakso atau jajanan lain yang lewat di depan rumah, maka urusan lapar pun beres dan kerjaan juga lancar.
Namun ternyata tak demikian dengan lambungnya. Beliau akhirnya menderita sakit  maag dan bukannya ke dokter, Bibi memilih sendiri obatnya yang beredar bebas di pasaran dan akhirnya mengalami ketergantungan pada sejenis obat lambung berbentuk tablet itu.  Tak heran jika saat masuk ke dalam kamar beliau tadi, aku melihat  tumpukan dus-dus bekas kemasan obat lambung itu tersusun rapi di  rak.
Jadi karena karena makan tak teratur dan kurang mengosumsi makanan bergizi, makanya sekarang Bibi harus hidup dengan anus buatan di sepanjang sisa hidupnya.
Untuk anak seusia aku saat itu, kejadian itu sungguh tak terlupakan. Aku yang awalnya cuek dan merasa sering dibaweli untuk makan tepat waktu. Sekarang dengan kesadaran sendiri berusaha untuk selalu sarapan dan makan tepat waktu.  
Bahkan saat sudah tamat SMA, aku berusaha konsisten untuk terus menjalankan gaya hidup sehat ini. Meski tak mudah menjadi anak kos di rantau orang dan jauh dari orang tua plus segala keterbatasan yang ada.
Berikut tips gaya hidup sehat ala aku, semoga bisaa bermanfaat untuk semua ;)
1.Makan tepat waktu adalah hal yang paling utama.
2. Usahakan untuk  sarapan sebelum jam sembilan pagi setiap hari.
3.Sediakan cemilan atau minuman instan yang sehat untuk saat darurat. Misalnya saat sedang  di perjalanan. Kita tinggal mencari air hangat untuk menyeduhnya. Bisa minta pada warung terdekat atau warga sekitar. Atau buatmu yang  tinggal di daerah perkotaan,  gak terlalu susah untuk menemukan  starbak berjalan yang selalu siap dengan air panas dalam termosnya.
4.Hindari mengosumsi makanan berat dan pedas  saat perut kosong karena terlambat makan.  Lebih baik isi perut dengan biskuit dan teh atau susu hangat terlebih dahulu sebelum diisi dengan makanan utama. 

5.Lebih baik puasa daripada telat makan. Hal ini sering kulakukan saat masih menjadi anak kos. Daripada lambung perih karena diisi sesudah jam makan lewat, lebih baik puasa aja sekalian. Jadinya dapat dua keuntungan. lambung terjaga dan mendapat pahala  ;) 
Bagaimana? Nggak susah kan bergaya hidup sehat? Kamu pasti bisa! ^__^Nutrifood, Health Agent

6 komentar:

  1. Aku masih ga teratur nih pola makannya. Thanks sudah mengingatkan ya, mak.

    BalasHapus
  2. Aku nih sering telat bgd yg namanya makan, gk teratur gt dah..
    Kudu segera diubah nih kebiasaan buruk ekeh..
    Tfs ya mak :)

    BalasHapus
  3. Bner mba... aku jg lbih milih puasa sekalian drpd makan di luar jamnya.. dan skr jd terbiasa gitu :D.. Lg dlm proses lah utk bisa nerapin hidup sehat... pelan2 dulu.. yg pasti skr ini aku udh ga ngopi dan ngeteh lagi... hanya air putih ;) jus sesekali... tp prefer makan buahnya lgs drpd jus

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantap mak. kalau udah terbiasa jadi enjoy ngejalaninya ^__^

      Hapus